Ahli Ekonomi

William Petty

(1623-1687)

Petty lahir tahun 1623 dari keluarga pedagang pakaian miskin di Hampshire, bagian selatan Inggris.

William Petty adalah salah seorang yang pertama kali memikirkan dan menulis secara sistematis tetang ekonomi dan salah satu individu yang menerapkan prinsip-prinsip ilmu ekonomi ke dunia nyata. Karyanya memberikan pencerahan dalam sifat dari sewa (rent) dan pajak, akan tetapi, ia lebih terkenal karena usahanya menjadikan ilmu ekonomi sebagai ilmu kuantitatif dan statistical melalui apa yang ia namakan aritmatika politik.

Petty mengembangkan metode aritmatika politik dari penerapan program penelitian utuk gejala ekonomi di Royal Society. Petty bertujuan untuk menyangkal keyakinan umum dan menunjukkan bahwa Inggris justru lebih kaya dari pada sebelumnya. Ia kemudian mulai membuktikan tesisnya itu. Sayangnya pada abad ke tujuh belas, di Inggris tidak ada perwakilan pemerintah yang melaporkan data ekonomi berdasarkan basis yang teratur. Juga tidak ada Koran yang memberikan statistik ekonomi dan keluarga.

John Locke

(1632-1704)

John locke lahir di Somerset, Inggris tahun 1632 dari keluarga kaya yanag moderat. Locke memberikan lim kontribusi kepada ilmu ekonomi, tiga buah bersifat filosofis dan dua lebih bersifat ekonomi. Sumbangan filsafat terpenting dari Locke mungkin adalah justifikasinya bagi hak-hak individu atas milik pribadi. Menurut Locke, manusia mempunyai hak atas pekerjaannya dan atas hasil dari pekerjaannya. Uang juga membuat manusia dapat mengumpulkan kekayaan labih banyak. Kontribusi filsafat kedua adalah memberikan justifikasi bagi Negara dalam kegiatan ekonomi. Locke malihat Negara seperti perusahaan yang pemegang sahamnya adalah orang-orang yang berkecukupan. Semua warga Negara mempunyai kepentingan dan memberikan persetujuan kepada Negara. Sebaliknya, pemerintah harus melindungi kepentingan warga Negara.

Kontribusi terakhir dalam filsafat adalah berkenaan dengan metodologi ekonomi. Locke memandang orang sebagai individu rasional yang memiliki kepentingannya sendiri yang bereaksi terhadap insentif ekonomi. Dalam bidang ekonomi, Locke menyumbangkan teori uang dan teori bunga.

Nicholas Kaldor

(1908-1986)

Kaldor lahir di Budapest, Hongaria pada tahun 1908. Ayahnya seorang pengacara criminal dan konsultan hukum, ibunya berasal dari pengusaha dan banker kaya.
Kaldor menghabiskan sebagian besar karirnya untuk membuat kebijakan yang dapat meningkatkan kinerja ekonomi. Kaldor menolak pajak atas pendapatan karena beberapa alasan. Pertama, pendapatan tidak memadai untuk mengukur kemampuan individu membayar pajak. Kedua, Kaldor mencatat bahwa pajak pendapatan akan menimbulkan kerusakan ekonomi yang serius. Karena bunga dan laba adalah subyek pajak, maka pajak pendapatan akan mengurangi tabungan dan investasi yang diperluka untuk mendapatkan penghasilan ini.

Untuk mengatasi masalah ini, Kaldor mengusulkan mengubah pajak pendapatan menjadi pajak pengeluaran seseorang seharusnya menganggap pajak pengeluaran atau konsumsi sebagtai pajak pendapatan yag memungkinkan semua tabungan baru diperoleh dari pendapatan yang kena pajak.

Milton Friedman

(1912-)

Friedman Lahir di Brooklyn, New York pada tahun 1912. Dua tema pokok dalam karya Friedman adalah pentingnya arti uang dan kebebasan. Uang berharga karena hanya denga perubahan penewaran pada uanglah yang dapat mempengaruhi aktivitas ekonomi. Uang juga penting karena inflasi berasal dari terlalu banyaknya uang dalam perekonomian.

Kebebasan penting karena perekonomian berjalan lebih baik ketika pemerintah tidak mengontrol harga, niali tukar, atau ikut campur dalam profesi.

Diatara para ahli ekonomi, Fredman terkenal karena perlawanannya terhadap revolusi Keynes. Termasuk di dalamnya adalah penentangannya terhadap penggunaan kebijakan stabilitas untuk mengontrol inflasi atau pengangguran. Dengan sejumlah alasan, Friedman percaya bahwa kebijakan fiscal tidak akan berjalan dan kebijakan moneter aktif akan memperburuk siklus bisnis dan berakibat memperbesr inflasi.

Menurut Friedman, inflasi adalah semata-mata fenomena moneter dan satu-satunya solusi masalah inflasi haruslah mengendalikan pertumbuhan persediaan uang. Untuk tujuan ini, Friedman mengusulkan agar bank sentra meningkatkan peredaran uang antara 3-5% per tahun, yaitu pertumbuhan normal perekonomian AS. Hal ini akan memberika kebutuhan uang untuk membeli barang tambahan, tetapi tidak akan menyebabkan inflasi karena pertumbuhannya tidak terlalu banyak. Friedmanmenunjukkan bahwa otoritas moneter dapat menciptakan depresi, inflasi dan hasil-hasil ekonomi yang diharapkan melalui mereka dalam mengelola persedian uang.

Fredrich Hayek

(1899-1992)

Hayek (dibaca Hi-Yack) lahir di Vienna pada tahun 1899. Hayek menunjukkan beberapa konsekuensi inflasi yang berbahaya. Pertama, inflasi mendistorsi fungsi penunjuk harga. Pada dasarnya dalam system pasar harga berfungsi untuk menunjukkan cara produksi yang paling sedikit memakan biaya. Denga adanya inflasi, fungsi harga itu akan didistrosikannya. Ketika semua harga terus-menerus naik maka sulit mengetahui mana barang yang biaya produksinya lebih sedikit dan cara termudah untuk memproduksi barang tersebut. Sebagai akibatnya, inflsi mendistorsikan ekonomi dengan menggerakkan sumber-sumber ke tempatyang ekonomi dan karena itu mengurangi standar hidup masyarakat.

Kedua, dengan membuat pengeleluaran lebih besar untuk memukul kenaikan harga, maka akan lebih banyak perusahaan . hal ini juga akan mengurangi pertumbuhan ekonomi dimasa depan.

Selain menolak inflasi, hayek bahkan juga menentang penggunaan kebijakan pendapatan (income policy) sebagai alat untuk memerangi inflasi. Ia memandang kebijakan ini sebagai langkah mundur. Selain itu kebijakan pendapatan, sebagaimana inflasi menghancurkan fungsi informasi dari harga. Kebijakan pendapatan mengabaikan sebab nyata dari inflasi, yaitu terlalu banyak yang yang beredar kerena inflasi berasal dari terlalu banyaknya uang beredar, penciptaan yang pasti memperlambat penghapusan inflasi.

4 Komentar »

  1. daniel arruan Said:

    terimah kasih atas infonya aku lebih mudah de ngerjakan tugas

  2. Mohamad Affan Said:

    kalo, bisa.. lebih banyak lagi.. trus, kasih tau donk.. dia udah, nerbitin buku apa aja..? ok..

  3. icha - Galuh Said:

    kaloo bisaa para ahli eknomi nya lebih banyak lagi.. supaya aku lebih mudah ngerjain tugas nya !!

  4. Ismi Said:

    hahaha tugas ekonomi… oooh… ekonomi… -___-

    iya bagusnya kalo dikasi tau tentang ahli-ahli yang laen…


{ Pengumpan RSS untuk komentar di postingan ini} · { URI Lacak Balik }

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.